
EURUSD mencatat kenaikan harian pertamanya dalam lima hari, pulih dari level terendah dalam sebulan saat trader bersiap menghadapi pengumuman kebijakan European Central Bank (ECB). Meskipun inflasi AS baru-baru ini melambat dan muncul spekulasi bahwa Federal Reserve AS mungkin memangkas suku bunga secara signifikan pada akhir 2024, para pembeli euro tetap berhati-hati karena sikap dovish ECB dan kekhawatiran ekonomi di zona euro.
Meski Euro pulih menjelang peristiwa penting, prospek bearish pasangan ini secara keseluruhan tetap utuh. Euro masih menunjukkan pelemahan setelah menembus 20-EMA pada awal pekan, dengan sinyal MACD bearish dan garis RSI (14) yang stabil.
Di antara level teknikal penting, para penjual terutama mencermati pertemuan Exponential Moving Average (EMA) 50 hari dengan garis resistance sebelumnya di sekitar 1.0980. Setelah itu, garis support menanjak dari akhir Juni di dekat 1.0900 juga penting untuk dipantau. Jika harga bertahan di bawah 1.0900, harga dapat turun lebih jauh ke level terendah bulanan sebelumnya di sekitar 1.0790.
Di sisi lain, agar pembeli EURUSD kembali menguasai pasar, harga perlu menembus ke atas EMA 21 hari di sekitar 1.1050 dan garis resistance menurun di sekitar 1.1070. Selain itu, pemangkasan suku bunga ECB yang hawkish akan mendukung pergerakan ini. Jika harga berhasil naik melewati 1.1070, harga dapat menguji level tertinggi bulanan di 1.1155 dan puncak tahunan di sekitar 1.1200.
Ke depan, keputusan suku bunga ECB mendatang masih diliputi ketidakpastian. Sejumlah trader memperkirakan pemangkasan sebesar 0,50%, sementara sebagian besar memperkirakan penurunan yang lebih kecil, yaitu 0,25%. Jika ECB mengejutkan pasar dengan pemangkasan yang lebih agresif atau perubahan suku bunga yang tidak terduga, volatilitas dapat meningkat signifikan. Karena itu, trader EURUSD sebaiknya menunda trading baru hingga keputusan ECB diumumkan. Jika saat ini memegang posisi short, mereka sebaiknya memasang stop loss untuk mengelola risiko.