Scan & Get our app!
Get our app!
Download our app and stay connected on the go.
Scan & Get our app!
Scan QR-code to download our app and stay connected on the go.

GBPUSD naik ke level tertinggi dalam sebulan pada hari sebelumnya, tetapi gagal ditutup harian di atas garis resistance yang menurun sejak Juli 2023. Selain gagal menembus resistance garis tren utama, data PMI Inggris yang lebih lemah dan sinyal MACD yang lesu juga membebani pembeli pasangan Cable. Namun, kemampuan harga untuk bertahan di atas Exponential Moving Average (EMA) 200-bar dan garis RSI (14) yang menguat menahan tekanan bearish. Karena itu, pelaku bullish Pound Sterling kemungkinan akan tetap memegang kendali dan dapat menembus garis resistance terdekat, yang berada di sekitar 1.2700 pada saat berita ini ditulis. Namun, kenaikan lebih lanjut perlu dikonfirmasi oleh swing high akhir 2023 di sekitar 1.2830 dan sinyal MACD untuk memastikan tren bullish. Jika demikian, level tertinggi yang tercatat pada 23 dan 13 Juli, masing-masing di sekitar 1.3000 dan 1.3140, akan menjadi sorotan.
Sementara itu, pasangan GBPUSD belum menunjukkan pergerakan pullback yang berarti hingga melewati garis support menanjak yang terbentuk sebulan lalu, di dekat 1,2600. Setelah itu, bear Cable membutuhkan konfirmasi dari level 200-EMA di 1,2530 berdasarkan penutupan harian untuk kembali mengambil kendali. Jika itu terjadi, harga berpotensi bergerak turun secara bertahap menuju level-level tertinggi yang tercatat pada November dan Oktober 2023, masing-masing di sekitar 1,2430 dan 1,2335.
Secara keseluruhan, pasangan GBPUSD tetap menjadi perhatian para pelaku bullish meski belakangan kesulitan menembus garis resistance utama. Selain faktor teknikal, sikap hati-hati menjelang data Perubahan Ketenagakerjaan ADP AS dan kesaksian Ketua Fed Jerome Powell juga tampaknya menjadi faktor penting yang menentukan pergerakan Pound Sterling dalam waktu dekat.