Logout
Are you sure you want to exist?

Kalkulasi dan Formula Return on Assets

Return on assets atau ROA untuk jangka pendek adalah metrik khusus yang membantu menentukan, mengukur, dan menghitung profitabilitas perusahaan dalam hal total aset yang dimilikinya. Dengan kata lain, rasio return on assets adalah instrumen yang cukup sederhana yang membantu investor untuk membandingkan dan membedakan bisnis yang berbeda dengan dana yang diinvestasikan dalam aset bersama dengan laba bersih.

None

Pada artikel ini, kami akan mendefinisikan formula return on assets sederhana untuk membantu pemula menghitung rasio dan memutuskan apakah perusahaan yang dipilih layak untuk diinvestasikan dalam jangka panjang.

Apa itu ROA?

Rasio return on assets digunakan oleh investor untuk mengidentifikasi seberapa baik kinerja perusahaan. Jika pengembaliannya tinggi, itu berarti peningkatan produktivitas bisnis dan pengelolaan aset yang efisien. Jika rasionya rendah, itu menunjukkan pendanaan yang tidak tepat dan manajemen yang buruk, yang berarti perusahaan adalah ide yang buruk untuk investasi.

Industry-best trading conditions
Deposit bonus
up to 200% Deposit bonus 
up to 200%
Spreads
from 0 pips Spreads 
from 0 pips
Awarded Copy Trading platform Awarded Copy Trading platform
Join instantly

Formula Return on Assets

Untuk menghitung ROA, Anda perlu mengidentifikasi laba bersih perusahaan, yang sama dengan laba bersih tahunan dan aset rata-rata (atau aset akhir periode). Rumus ROA adalah sebagai berikut:

ROA = Laba Bersih / Rata-Rata (Akhir Periode) Aset

Mengapa Return on Assets Penting?

Ini adalah instrumen sederhana namun efektif yang membantu investor mengevaluasi profitabilitas perusahaan. Ini memungkinkan untuk membandingkan dan membedakan kinerja bisnis dalam jangka waktu yang diperlukan. ROA dapat diterapkan baik untuk mengeksplorasi satu perusahaan atau membandingkan dua organisasi yang berbeda selama periode yang sama untuk menyoroti yang lebih efisien dan produktif.

Jika Anda ingin membandingkan dua perusahaan yang berbeda, penting bahwa mereka memiliki ukuran yang sama dan dari industri yang sama. Bidang yang berbeda umumnya datang dengan rasio return on assets yang berbeda.

Hal yang sama adalah ketika membandingkan dua bisnis yang berbeda dengan ukuran yang berbeda, karena beberapa organisasi menggunakan jumlah aset yang lebih besar yang menampilkan pendapatan bersih yang lebih tinggi.

Penggunaan Rasio Return on Assets Bagi Investor

Investor bisa mendapatkan keuntungan dari perhitungan ROA dalam banyak cara. Berikut adalah beberapa alasan umum bagaimana trader dan perusahaan dapat memanfaatkannya:

  1. Untuk menentukan efisiensi dan profitabilitas bisnis. Inilah alasan utama mengapa Anda harus menggunakan ROA, terutama jika Anda mencari peluang investasi jangka panjang dan bebas risiko.
  2. Untuk membandingkan dua perusahaan yang berbeda. Peluang besar untuk memilih varian terbaik dari dua opsi investasi yang mungkin. Namun, Anda harus menghindari menggunakan perwakilan lintas industri dan mengevaluasi perusahaan dengan ukuran dan bidang yang sama.
  3. Untuk melihat bisnis aset-ringan atau intensif. Jika rasionya rendah, berarti perusahaan tersebut termasuk dalam kategori aset-intensif (misalnya, perusahaan penerbangan). Jika rasionya tinggi, perusahaan mewakili tipe aset ringan (misalnya, perusahaan pengembangan perangkat lunak).

Ketika perhitungan menunjukkan ROA lebih dari 20%, itu berarti Anda berurusan dengan bisnis yang ringan aset dan berkinerja baik. Jika rasio turun di bawah 5%, Anda mungkin berurusan dengan jenis organisasi padat aset, yang membawa risiko tertentu bagi investor dalam jangka panjang.

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh ditafsirkan sebagai berisi nasihat investasi, rekomendasi investasi, tawaran atau ajakan untuk setiap transaksi dalam instrumen keuangan. Sebelum membuat keputusan investasi apa pun, Anda harus meminta saran dari penasihat keuangan independen untuk memastikan Anda memahami risikonya.