Apa Itu Order GTD dalam Trading dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

Jika Anda terlibat dalam trading, Anda perlu banyak berurusan dengan manajemen waktu. Ini bukan hanya tentang waktu yang dibutuhkan untuk mengeksekusi order tertentu tetapi juga tentang manajemen risiko dan kerangka waktu yang mengacu pada taktik trading spesifik Anda. Order GTD adalah jenis order trading yang valid dalam periode yang telah ditentukan kecuali jika telah dibatalkan atau berhasil dieksekusi.

Singkatan dari GTD order adalah singkatan dari “good till date”. Ini mungkin juga berlaku untuk waktu atau hari tertentu. Jika Anda trading di pasar pertukaran mata uang, mayoritas order Anda adalah tipe GTD secara default. Trader seharusnya memenuhinya sampai hari trading ditutup. Jika tidak, mereka akan ditutup secara otomatis.

Pada saat yang sama, ini mungkin menjadi alat operasional. Mereka memungkinkan untuk mencakup periode yang lebih lama ketika setelah tidak dieksekusi karena likuiditas pasar yang buruk. Dengan kata lain, order GTD dapat menjadi alat yang baik di tangan investor jangka panjang yang ingin mentradingkan lebih banyak sekuritas dengan tingkat harga tetap.

Tips untuk Memahami Order GTD

Pertama-tama, ini adalah alat yang hebat tidak hanya untuk investor jangka panjang tetapi juga untuk pemula yang memilih trading panjang. Ini akan membantu mereka menjaga order yang sama dengan validitas hari dan waktu yang dipilih alih-alih membuat dan menyiapkan order baru dari hari ke hari. Dengan kata lain, trader mendapat kesempatan untuk menghindari rutinitas harian, yang bisa sangat memakan waktu.

Kedua, urutan GTD mengacu pada tipe berbasis kondisi. Artinya, eksekusi order hanya akan terjadi jika parameter dan faktor tertentu terpenuhi. Biasanya, parameter tersebut terutama terkait harga. Order GTD mungkin kedaluwarsa hanya pada tanggal dan waktu yang ditentukan oleh trader. Jadi, Anda adalah orang yang mengatur kondisi tersebut.

Menggunakan Order GTD di Pasar Saham

Saat trader menentukan kondisi dan parameter yang mengidentifikasi kondisi kedaluwarsa order GTD, ia akan tetap aktif dalam sistem. Untuk alasan ini, trader harus mempertimbangkan beberapa fitur berikut:

  1. Jika tidak terpenuhi, order akan dibatalkan pada akhir hari, tanggal, atau waktu, yang ditentukan oleh trader. Jadi, Anda perlu mempertimbangkannya saat menyiapkan GTD.
  2. Trader akan memanfaatkan fleksibilitas yang diperluas, karena mereka akan dapat menggunakan kerangka waktu yang lebih pendek atau lebih lama untuk trading. Periode tersebut akan mengidentifikasi akhir dari eksekusi atau pembatalan order.
  3. Investor dapat mengonfigurasi order GTD dengan harga dan volume trading tetap.
  4. Trader tidak harus masuk dan menetapkan order baru setiap saat setiap hari.
  5. Komisi dari setiap order dibebankan secara terpisah, meskipun dieksekusi sebagian.

Satu-satunya kelemahan di sini adalah bahwa beberapa trader cenderung melupakan semua order GTD yang mereka miliki dalam prosesnya. Ini mungkin kesalahan krusial ketika mempertimbangkan pasar bergerak cepat sepanjang waktu. Untuk menghindari kerugian tak terduga, simpan semuanya di satu tempat.

Login untuk Trading di MTrading

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh ditafsirkan sebagai berisi nasihat investasi, rekomendasi investasi, penawaran atau ajakan untuk setiap transaksi dalam instrumen keuangan. Sebelum membuat keputusan investasi apa pun, Anda harus meminta nasihat dari penasihat keuangan independen untuk memastikan Anda memahami risikonya.