Logout
Apakah anda yakin mau keluar?

Tips Pemula untuk Mentradingkan Pola Falling Wedge

Dikenal juga dengan nama descending wedge, pola wedge falling merupakan instrumen bullish yang memungkinkan untuk mengidentifikasi potensi momentum bullish yang mungkin terjadi dalam waktu terdekat. Ini juga mengacu pada jenis pola kontinu yang diplot selama harga memantul di antara dua garis tren konvergen yang miring.

None

Pada artikel ini, kita akan membahas beberapa pendekatan teknis untuk trading wedge falling. Kami akan menggunakan trading emas dan sebagai contoh untuk menunjukkan dengan tepat aspek dan masalah utama yang harus dipertimbangkan kemudian mentradingkan pola ini. Tapi pertama-tama, kita perlu mengklarifikasi perbedaan antara wedge falling dan naik.

Perbedaan antara Pola Falling Wedge dan Rising Wedge

Seperti yang dinyatakan sebelumnya, descending wedge berlaku untuk pola bullish atau kontinu yang terbentuk dengan harga ditangkap dan memantul di antara dua garis tren miring. Meskipun merupakan formasi bullish, pola tersebut tidak hanya menunjukkan tren berkelanjutan tetapi juga pembalikan di masa depan. Sinyal akan bergantung di mana wedge turun diplot dalam tren tertentu.

Rising wedge biasanya terbentuk selama tren turun sebagai pola untuk melawan descending wedge. Sangat penting untuk memahami perbedaan antara dua pola untuk menerapkannya dengan benar pada grafik trading dan membuat keputusan yang benar berdasarkan sinyal yang sebenarnya.

Mengidentifikasi Pola Falling Wedge pada Bagan

Pola tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi tidak hanya pola kelanjutan bullish tetapi juga pembalikan naik. Itu membuatnya lebih mudah untuk mengidentifikasinya di grafik. Di sisi lain, kedua hasil dapat muncul dengan kondisi dan skenario yang berbeda, karena keduanya bergantung pada berbagai kondisi pasar yang harus diperhitungkan selama trading.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah faktor pembeda. Setelah wedge falling terbentuk, faktor diferensiasi membagi pola pembalikan dan kontinu mengikuti arah tren. Dua hal berikutnya yang perlu Anda ingat adalah:

  1. Jika pola telah terbentuk selama tren naik pasar, itu adalah pola yang berkelanjutan.
  2. Jika itu dibentuk selama tren turun pasar, itu adalah pola pembalikan.
Industry-best trading conditions
Deposit bonus
up to 200% Deposit bonus 
up to 200%
Spreads
from 0 pips Spreads 
from 0 pips
Awarded Copy
Trading platform Awarded Copy
Trading platform
Join instantly

Tips untuk Mentradingkan Pola Wedge Jatuh

Kami memutuskan untuk menjelaskan dua cara utama bagaimana Anda dapat mentradingkan wedge yang menurun. Tidak peduli mana yang akan Anda pilih, gunakan bersama dengan analisis teknis.

Metode #1 - Pola Kelanjutan Trading

Jika harga menunjukkan kemampuannya untuk berkonsolidasi, itu menciptakan kondisi sempurna untuk pola yang akan dibentuk selama tren naik. Ketika titik terendah dan tertinggi terhubung, sedikit kemiringan ke bawah pola akhirnya akan menyebabkan penembusan wedge menurun, hanya sedikit sebelum harga akan naik. Akibatnya, kami akan melanjutkan tren naik yang lebih besar di masa mendatang.

Seperti halnya setiap pola, manajemen risiko sangat penting. Dalam hal ini, kami merekomendasikan untuk menempatkan stop loss dalam jarak aman yang menyediakan ruang yang cukup bagi pasar untuk menembus level resistance jika terjadi tren naik jangka panjang.

Metode #2 - Trading Wedge Jatuh

Metode ini akan berlaku bagi mereka yang ingin melihat pembalikan pasar dengan menggunakan analisis teknis. Untuk mempermudah trader serta membuat pola lebih mudah dikenali, ada baiknya untuk menghubungkan titik terendah dan tertinggi dengan analisis garis tren. Momen terbaik untuk memasuki pasar akan ditentukan oleh penutupan dan penembusan di atas level pertahanan. Terlebih lagi, Anda dapat menggunakan ayunan rendah baru-baru ini untuk menempatkan stop loss.

Catatan: harap diingat bahwa sinyal, yang dihasilkan oleh pola, membutuhkan konfirmasi. Jika Anda melihat volume yang lebih tinggi ditradingkan dengan pasar bergerak naik, sinyalnya benar.

Pro dan Kontra Pola Wedge Jatuh

Untuk membuat lebih sedikit kesalahan dan mencegah diri Anda dari risiko yang lebih besar dalam bentuk sinyal palsu, Anda perlu mempertimbangkan pro dan kontra berikut:

Pro:

  • Sering diamati di pasar keuangan.
  • Memungkinkan Anda memasuki pasar bahkan ketika langkah awal tidak terjawab.
  • Memperjelas di mana menetapkan stop loss serta menentukan posisi masuk dan keluar pasar.
  • Rasio keuntungan-risiko yang menguntungkan.

Kontra:

  • Trader pemula mungkin menganggap polanya rumit.
  • Kebanyakan trader salah mengidentifikasinya.
  • Panggilan untuk sumber daya dan informasi tambahan dengan penggunaan osilator ekstra dan indikator teknis.

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh diartikan sebagai berisi nasihat investasi, rekomendasi investasi, penawaran atau ajakan untuk setiap transaksi dalam instrumen keuangan. Sebelum membuat keputusan investasi apa pun, Anda harus meminta nasihat dari penasihat keuangan independen untuk memastikan Anda memahami risikonya.