Logout
Apakah anda yakin mau keluar?
MTrading Team • Hari ini

The Fed Berutang kepada Generasi Mendatang saat Utang Nasional Melampaui $34 Triliun

The Fed Berutang kepada Generasi Mendatang saat Utang Nasional Melampaui $34 Triliun

Kekhawatiran akan bencana ekonomi yang akan segera terjadi disuarakan oleh banyak investor dan pemimpin keuangan ternama, seiring utang nasional AS melampaui $34 triliun. Sejumlah pakar juga menyampaikan pandangan mereka tentang utang AS yang tidak berkelanjutan. Namun, sebagian besar persoalan ini bersumber dari bank sentral AS.

Pelaku pasar mengkritik para pembuat undang-undang atas kebijakan ekonomi mereka yang tidak berkelanjutan, yang pada dasarnya berarti "berutang" kepada generasi mendatang. Dalam jangka panjang, kondisi fiskal Amerika Serikat tidak berkelanjutan. Ini menunjukkan bahwa utang bertambah lebih cepat daripada pertumbuhan ekonomi. Dengan kata lain, AS berutang kepada generasi berikutnya alih-alih memprioritaskan keberlanjutan keuangan.

Pada tahap ini, penting untuk memahami dengan jelas peran krusial Federal Reserve dalam semua ini. Di satu sisi, mereka terlibat dalam segala hal. Di sisi lain, The Fed tidak mundur dari posisinya.

Kondisi trading terbaik di industri
Bonus deposit
hingga 200% Bonus deposit 
hingga 200%
Spread
mulai dari 0 pip Spread 
mulai dari 0 pip
Salinan penghargaan
Platform trading Salinan penghargaan
Platform trading
Bergabung sekarang juga

Selain itu, The Fed hampir setiap tahun diberi wewenang dan tanggung jawab baru. Para pakar menilai Federal Reserve sudah menjadi organisasi yang terlalu kuat dan nyaris tidak bertanggung jawab kepada siapa pun. Hal itu turut memperburuk masalah. Selain itu, organisasi yang seharusnya bersifat nonpolitik ini telah menjadi sangat politis, dan hal tersebut dapat menimbulkan dampak besar.

The Fed Mempercepat Dedolarisasi

Utang nasional Amerika Serikat yang terus meningkat pesat membuat banyak pakar khawatir. Mereka meyakini bahwa utang tersebut dapat membawa perekonomian negara itu ke ambang krisis keuangan.

Selain itu, para analis mengeluarkan peringatan: meskipun ekonomi AS tampak berkembang pesat, ada "bom utang" yang mengintai di baliknya. Defisit fiskal AS berkisar antara 6% dan 7%.

Kekhawatiran pasar terhadap utang dapat berdampak negatif pada status dolar sebagai mata uang cadangan dunia. Yang terlihat sekarang adalah percepatan tren dedolarisasi yang tak terbantahkan. Fakta bahwa negara-negara penghasil minyak utama, seperti Arab Saudi, kini menerima pembayaran minyak dalam mata uang selain Dolar AS patut diperhatikan. Hal ini dapat membentuk pasar secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Semoga keberuntungan menyertai trading Anda!