
Para trader tampak berhati-hati tetapi optimistis saat Februari yang bergejolak berakhir. Namun, sentimen yang sedikit positif ini tidak menekan dolar AS, yang bersiap mencatat kenaikan bulanan pertama sejak September 2022.
Berita seputar hubungan AS-China dan Brexit tampaknya mendukung suasana risk-on, sementara komentar hawkish dari bank sentral menjaga yield tetap tinggi. Hal ini kembali menarik minat pembeli USDJPY, sekaligus menekan mata uang Antipodean dan pasangan mata uang utama.
GBPUSD gagal mempertahankan kenaikan hari sebelumnya, yang merupakan kenaikan terbesar dalam sebulan, karena trader meragukan apakah kesepakatan Brexit dapat diterima oleh anggota parlemen Inggris.
Di sisi lain, emas berbalik melemah setelah pulih pada hari sebelumnya dan kembali ke level terendah pada 2023, sementara minyak mentah mencatat kenaikan tipis di tengah beragam faktor penggerak.
BTCUSD dan ETHUSD melanjutkan penurunan sejak awal pekan, meski industri kripto tampaknya mulai terlepas dari kekhawatiran regulasi yang keras belakangan ini.
Berikut adalah pergerakan terbaru aset-aset utama:



Sentimen pasar membaik pada awal Rabu setelah AS tidak memberlakukan regulasi ketat terhadap perusahaan China, sementara kesepakatan UK-UE selangkah lebih dekat untuk mengatasi kebuntuan kebijakan yang telah berlangsung berbulan-bulan. Optimisme juga dapat didukung oleh kesiapan China untuk memberikan lebih banyak stimulus serta dukungan pejabat Bank of Japan yang akan menjabat terhadap kebijakan uang longgar.
GBPUSD melemah setelah kenaikan yang dipicu Brexit, sementara EURUSD juga tetap tertekan karena sikap hawkish ECB gagal meyakinkan pasar bahwa resesi tidak akan terjadi. Di sisi lain, USDJPY kembali menguat meski data Jepang beragam, sementara data Penjualan Ritel Australia yang kuat gagal mendorong AUD, di tengah penguatan dolar AS secara luas.
Emas masih menjadi incaran para penjual meski ada optimisme terkait China, sementara harga minyak naik sekitar 1,0% di tengah harapan akan meningkatnya permintaan energi.
Mata uang kripto kesulitan menguat meski data industri menunjukkan arus masuk dana yang lebih besar dan meningkatnya taruhan bullish, sementara trader mencari konfirmasi bahwa pasar akan segera stabil.
Setelah rilis data statistik AS lapis kedua menunjukkan hasil yang beragam, kalender ekonomi hari ini menyajikan sejumlah data terkait sentimen konsumen dan aktivitas industri AS. Angka PDB Swiss dan Inggris juga penting untuk diperhatikan. Yang terpenting, keyakinan pasar terhadap prospek kebijakan hawkish The Fed dan kekhawatiran resesi membuat trader cenderung membeli dolar AS.
Semoga keberuntungan menyertai trading Anda!