
Semua pelaku pasar, termasuk pakar keuangan dan ekonom, menantikan laporan PCE pada hari Jumat. Mereka juga meyakini Federal Reserve akan memperlambat kenaikan suku bunga.
Pasar keuangan berupaya mengantisipasi rilis laporan Personal Consumption Expenditure (PCE) inti yang akan diterbitkan oleh Bureau of Economic Analysis pada hari Jumat. Laporan ini akan memuat data inflasi bulan Desember yang paling penting dan terkini.
Saat ini. Para ahli memperkirakan penurunan akan berlanjut, dengan inflasi inti masing-masing sebesar 4,7% pada November dan 4,4% pada bulan sebelumnya.



| FOMC Meeting Date | Rate change (bps) | Federal Funds rate |
|---|---|---|
| Dec 14, 2022 | +50 | 4.25% to 4.50% |
| Nov 2, 2022 | +75 | 3.75% to 4.00% |
| Sept 21, 2022 | +75 | 3.00% to 3.25% |
| July 27, 2022 | +75 | 2.25% to 2.50% |
| June 16, 2022 | +75 | 1.5% to 1.75% |
| May 5, 2022 | +50 | 0.75% to 1.00% |
| March 17, 2022 | +25 | 0.25% to 0.50% |
Inflasi yang menurun tentu menjadi kabar baik bagi investor dan pasar. Namun, ini bukan saatnya untuk merayakan, karena kita masih perlu menunggu keputusan The Fed mengenai kecepatan dan besaran kenaikan suku bunga. Sulit untuk memprediksi perkembangan selanjutnya, karena para pelaku pasar menerima sinyal yang beragam dari pejabat The Fed.
Selain itu, sebagian besar pakar memperkirakan suku bunga akan naik sebesar ¼%. Jika demikian, ini akan menjadi kenaikan pertama sejak kenaikan sebelumnya pada Maret. Sejak 2018, Federal Reserve mempertahankan suku bunga di kisaran 0 hingga ¼%.
Kenaikan suku bunga berlanjut pada Maret setelah kenaikan lagi sebesar ¼%. Setelah itu, terjadi beberapa langkah yang lebih agresif, dimulai dengan kenaikan sebesar ½ persen pada Mei, kemudian disusul 4 kenaikan berturut-turut sebesar ¾% antara Juni dan November.
Kenaikan pada Desember tergolong ringan, hanya sebesar 0,5%. Akibatnya, total kenaikan tersebut membawa tingkat inflasi dari 0 menjadi 4 ¼–4 ½%.
Pelaku pasar memperkirakan The Fed akan memperlambat kenaikan suku bunga untuk menekan inflasi pada akhir Januari, setelah rapat FOMC. Selain itu, sebagian besar pakar yakin suku bunga akan dinaikkan tidak lebih dari ¼%, meskipun sebagian kecil ekonom masih meyakini kenaikannya bisa mencapai 0,5%.
Bagaimanapun, investor akan melihat pergerakan pasar hingga akhir pekan ini. Pastikan Anda tidak melewatkan peluang trading yang berpotensi menguntungkan!
Semoga keberuntungan menyertai trading Anda!