
Penerapan tarif “timbal balik” yang tertunda oleh Presiden AS Donald Trump, ditambah meningkatnya harapan akan kesepakatan perdagangan antara AS dan negara-negara utama Asia, meredakan kekhawatiran pasar akan perang dagang. Harapan akan perundingan damai antara Rusia dan Ukraina yang kian besar serta meredanya ketegangan politik di Gaza juga membuat pelaku pasar belakangan ini lebih optimistis. Sentimen positif ini, ditambah PPI AS yang lemah, data Klaim Pengangguran yang beragam, dan utang rumah tangga yang meningkat, menekan Dolar AS. Para trader kini menantikan data Penjualan Ritel menjelang libur panjang di AS dan Kanada.
Akibatnya, Indeks Dolar AS (DXY) turun ke level terendah dalam tiga pekan sehingga mata uang utama dan mata uang Australia serta Selandia Baru menguat. Emas berpeluang mencetak rekor tertinggi baru, sementara minyak mentah tampaknya akan mengakhiri penurunan selama tiga pekan. Mata uang kripto sedikit menguat dan saham bergerak naik.
EURUSD mengabaikan komentar dovish ECB, lemahnya produksi industri Zona Euro, serta berlanjutnya kekhawatiran perdagangan dan politik, dan bersiap mencatat kenaikan mingguan pertamanya dalam tiga pekan. Euro mendapat dukungan dari meredanya kekhawatiran akan perang Ukraina, Dolar AS yang melemah, serta meningkatnya harapan akan kesepakatan perdagangan antara Uni Eropa dan AS.
GBPUSD mengabaikan sinyal penurunan suku bunga dari Kepala Ekonom Bank of England (BoE), Huw Pill. Fokusnya tertuju pada data PDB Inggris yang positif dan optimisme perdagangan, sehingga Pound berpeluang mencatat kenaikan mingguan terbesar dalam tiga pekan.
Sementara itu, USDJPY berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan pertamanya dalam lima pekan, meskipun turun selama dua hari berturut-turut. Pejabat Jepang memuji pelemahan yen karena menguntungkan ekonomi ekspor.
AUDUSD dan NZDUSD bersiap mencatat kenaikan mingguan untuk pekan kedua berturut-turut, sementara USDCAD tampaknya siap melanjutkan tren turun pekan lalu. Mata uang yang terkait dengan komoditas ini tampaknya bersiap menghadapi pemangkasan suku bunga oleh bank sentral masing-masing, di tengah pelemahan Dolar AS dan meredanya kekhawatiran perang dagang. Perlu dicatat, penguatan harga minyak mentah baru-baru ini menambah tekanan turun pada USDCAD karena minyak mentah merupakan komoditas ekspor terbesar Kanada.
Emas terus menguat, didorong oleh pelemahan Dolar AS, meredanya ketegangan perdagangan, serta kuatnya permintaan dari China dan India. Emas berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan ketujuh berturut-turut dan mencapai rekor tertinggi baru, terutama karena data penting AS yang dirilis hari ini menjadi fokus. Penurunan imbal hasil Treasury AS dan kekhawatiran atas batas utang AS juga mendukung penguatan emas belakangan ini.
Minyak mentah berpeluang mencatat kenaikan mingguan pertamanya dalam empat pekan, meski telah turun dari level terendah dalam tujuh pekan. Kenaikan ini didorong oleh pelemahan Dolar AS, kekhawatiran akan meningkatnya permintaan energi yang didukung oleh proyeksi EIA, serta kekhawatiran akan kelangkaan pasokan akibat ketegangan geopolitik. Namun, potensi peningkatan pasokan—seperti kembalinya Rusia ke pasar, kesediaan OPEC+ untuk meningkatkan produksi, dan dorongan Trump agar lebih banyak pengeboran dilakukan—membuat pembeli energi tetap berhati-hati.



Meskipun meningkatnya selera risiko pasar menguntungkan Bitcoin (BTCUSD) dan Ethereum (ETHUSD), keduanya masih berada dalam kisaran trading mingguan sementara para trader menantikan tanda-tanda lebih lanjut optimisme industri yang dipicu Trump. Kekhawatiran terhadap perdagangan global dan ketegangan geopolitik menambah ketidakpastian prospek.
Pada Jumat, PDB Zona Euro kuartal IV 2025 dan Penjualan Ritel AS bulan Januari akan menjadi penggerak utama pasar. Berita tentang strategi perdagangan AS serta perkembangan politik terkait Gaza, Ukraina, dan China juga akan menjadi perhatian. Meski sinyal inflasi menguat, pasar mempertanyakan sikap hawkish Fed, yang dapat melemahkan Dolar AS sekalipun Penjualan Ritel melampaui perkiraan. Hal ini dapat mendorong Emas mendekati $3,000 dan mendukung Minyak Mentah. EURUSD dan GBPUSD mungkin melanjutkan kenaikan mingguan, sementara USDJPY dapat terkoreksi. Cryptocurrency dan saham kemungkinan mengakhiri pekan dengan kenaikan tipis. Perlu dicatat bahwa libur panjang di AS dan Kanada dapat membatasi pergerakan USDCAD, sehingga AUDUSD dan NZDUSD berpotensi tetap lebih kuat.
Semoga keberuntungan menyertai trading Anda!