Cara Trading dengan Pola Bullish Flag

Jika Anda menggunakan analisis teknis dan indikator untuk trading yang aman dan menguntungkan, pola bullish flag adalah instrumen yang pasti ingin Anda miliki di gudang senjata Anda. Bullish flag umumnya dikaitkan dengan gerakan eksplosif. Hasilnya, pola tersebut dapat memberikan peluang trading yang luar biasa meskipun strateginya juga bisa sedikit berisiko. Itu semua tergantung pada keterampilan, pengalaman, dan alat tambahan trader untuk digunakan.

Ilustrasi Trading dengan Pola Bullish Flag

Pada artikel ini, kami akan menunjukkan kepada Anda apa itu pola bullish. Kami akan membahas cara-cara sederhana untuk mengidentifikasinya serta digunakan bersama dengan taktik trading bullish Anda.

Pola bullish flag dijelaskan

Apa itu bullish flag? Istilah tersebut menunjukkan bahwa pola tersebut mengacu pada harga aset dalam tren naik. Ketika kami mengatakan tren naik, yang kami maksud adalah tren yang sangat kuat. Pola tersebut diberi nama "bullish flag" karena sebenarnya terlihat seperti sebuah bendera setelah Anda berhasil mengidentifikasinya pada grafik trading.

Untuk memahami cara kerja bullish flag, berikut beberapa fitur dasar yang akan memperjelas segalanya:

  • Kutub terbentuk saat sebuah saham melakukan gerakan kuat ke atas yang menampilkan volume relatif tinggi.
  • Bendera terbentuk ketika saham berkonsolidasi di atas tiang yang menampilkan volume yang sedikit lebih ringan.
  • Saham melanjutkan tren keluar dari konsolidasi dan kembali ke volume relatif yang lebih tinggi.

Dilihat dari masalah di atas, menjadi jelas bahwa pola tersebut terutama mengacu pada strategi trading momentum. Kabar baiknya adalah trader dapat menerapkannya dalam periode apa pun. Misalnya, beberapa trader momentum cenderung menggunakan bullish flag dalam jangka waktu 2 atau 5 menit sebagai opsi terbaik untuk scalping pergerakan harga saham.

Swing trader juga dapat memperoleh manfaat dari pola bullish flag dan menggunakannya pada grafik trading harian mereka juga.

Langkah-langkah untuk mengidentifikasi pola bullish flag

Beberapa pemula mungkin kesulitan mengidentifikasi pola pada grafik trading. Tantangan utama di sini adalah fakta bahwa bullish flag terdiri dari beberapa komponen dasar. Untuk mendapatkan trading yang menguntungkan dengan pola tersebut, Anda harus mengidentifikasi setiap komponen dengan benar. Terlebih lagi, Anda perlu memahami sifat mereka.

Jadi, untuk berhasil trading dengan bullish flag, trader perlu memperhatikan hal-hal berikut:

  1. Tiang bendera juga dikenal sebagai tren naik sebelumnya.
  2. Bullish flag itu sendiri.
  3. Kedalaman Retracement. Sebagai aturan, itu tidak boleh lebih dari 38% dari tren asli. Jika Anda melihatnya turun hingga 50% atau lebih, itu bukanlah pola bullish flag.
  4. Pelarian bendera.
  5. Harga yang lebih tinggi yang memiliki panjang dan ukuran tiang bendera yang sama.

Setelah Anda belajar mengidentifikasi masing-masing komponen yang disebutkan di atas, Anda siap menggunakan bullish flag dalam strategi trading Anda.

Cara trading dengan pola bullish flag

Meskipun mengidentifikasi polanya mungkin tampak agak rumit, trading jauh lebih sederhana bahkan untuk pemula. Ide yang bagus adalah menggunakan perangkat lunak dan alat trading yang berbeda seperti pemindai. Mereka bisa gratis atau berbayar. Tidak masalah, karena algoritmanya selalu sama.

Yang Anda butuhkan adalah mengawasi volume stok yang melonjak. Ini adalah faktor utama yang memastikan sebagian besar pergerakan. Selain itu, ini mungkin menandakan terobosan untuk membawa kesuksesan.

Masalah penting lainnya yang harus diperhatikan adalah garis menurun yang dapat Anda lacak hingga titik breakout tercapai. Ini membentuk bagian atas bullish flag masa depan Anda. Garis tersebut dapat didefinisikan dengan jelas, karena Anda akan melihatnya di atas pola yang menghubungkan gerakan lain yang ditolak setelah akhirnya menembus harga.

Terlepas dari kenyataan bahwa polanya dapat memiliki keunggulan statistik, Anda harus menjaga diri sendiri. Ini berarti kebutuhan untuk mengidentifikasi titik keluar terbaik untuk keluar. Jadi, merupakan tanggung jawab trader untuk mengidentifikasi poin pada grafik di mana penyiapan tidak akan berfungsi lagi.

Anda dapat menggunakan dua cara berbeda untuk menangani jenis taktik trading ini:

  1. Yang pertama adalah menempatkan stop loss di bawah area di mana saham aset berkonsolidasi.
  2. Cara kedua adalah memilih rata-rata pergerakan 20 hari dan menggunakannya sebagai metode lain untuk menempatkan stop loss. Posisi akan ditutup setelah harga mendekati di bawah rata-rata bergerak tersebut.

MTrading memungkinkan trading dengan strategi apa pun. Uji strategi Anda di akun demo gratis kami atau siaran langsung - kami menyediakan salah satu kondisi trading terbaik di pasar.

Ayo Trading Forex dengan MTrading!

Apakah pola bullish flag aman untuk ditradingkan?

Strategi apa pun bisa menjadi menguntungkan atau berisiko, tergantung pada pendekatan trader. Satu-satunya cara untuk berhasil saat trading dengan pola bullish flag adalah dengan mengidentifikasi setiap komponennya. Jika semuanya disajikan dalam grafik, strateginya tidak hanya aman tetapi juga menguntungkan.

Pro:

  • Dewa untuk semua aset dan jenis pasar keuangan.
  • Memudahkan untuk mengidentifikasi level entri dan limit.

Kontra:

  • Pemula mungkin menganggapnya agak rumit.

Oh, dan satu hal lagi yang perlu dipertimbangkan. Bullish flag hadir dengan rasio risiko-imbalan yang baik.

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh diartikan sebagai berisi nasihat investasi, rekomendasi investasi, penawaran atau ajakan untuk setiap transaksi dalam instrumen keuangan. Sebelum membuat keputusan investasi, Anda harus meminta nasihat dari penasihat keuangan independen untuk memastikan Anda memahami risikonya.

Penghargaan kami

award1 award2 award3 award4