Logout
Are you sure you want to exist?

Kontrak Berjangka Dijelaskan untuk Pemula

Kontrak berjangka memungkinkan trader membeli atau menjual aset tertentu dengan harga yang telah ditentukan di kemudian hari. Juga dikenal sebagai derivatif, kontrak berjangka memberi investor hak untuk menjual atau membeli instrumen yang mendasarinya dengan harapan mendapat untung dari kenaikan atau penurunan harga. Dengan kata lain, seseorang tidak hanya memperoleh aset tetapi juga hak untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga di masa depan.

None

Pada artikel ini, kami akan menjawab beberapa pertanyaan paling umum. Apa itu kontrak berjangka? Apa perbedaan antara kontrak berjangka dan kontrak berjangka? Siapa yang mempertradingkannya dan mengapa?

Apa itu Kontrak Berjangka?

Kontrak berjangka datang sebagai alat keuangan yang memungkinkan semua pelaku pasar untuk menanggung atau mengimbangi risiko kenaikan atau penurunan harga selama periode tertentu. Saat Anda membeli atau menjual futures, Anda mendapatkan hak untuk membeli atau menjual aset dengan harga yang telah ditentukan, apa pun yang terjadi. Fakta ini memastikan jaminan pendapatan tertentu meskipun beberapa risiko mungkin masih terjadi.

Kontrak Serah vs Berjangka

Pemula berpikir bahwa instrumen ini sama. Itu tidak benar. Perbedaan utama yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

  1. Semua transaksi dengan kontrak berjangka diadakan di bursa berjangka sementara kontrak berjangka menunjukkan kesepakatan antara kedua pihak yang ingin membeli dan menjual aset.
  2. Kontrak berjangka distandarisasi. IT berarti mereka sangat diperlukan bagi investor, emiten komoditas, konsumen, atau trader. Terlebih lagi, menurut kontrak berjangka, aset dijual atau dibeli dengan harga tetap pada tanggal yang telah ditentukan.
Industry-best trading conditions
Credit bonus
up to 200% Credit bonus
Industry best trading
conditions Best conditions
Instant deposits
with 0 fees Instant deposits
Join now

Siapa yang Terlibat dalam Trading Kontrak Berjangka?

Sebagai aturan, trader kontrak berjangka dapat dibagi menjadi dua kategori utama. Mereka termasuk hedger dan spekulan:

  • Hedger datang dalam bentuk individu atau organisasi yang memanfaatkan instrumen keuangan ini untuk mencegah risiko volatilitas harga dan melindungi aset mereka dari pergerakan harga yang tidak terduga.
  • Spekulan memperkenalkan pelaku pasar independen yang benar-benar mempertradingkan kontrak berjangka dengan cara yang sama seperti obligasi, saham, dan komoditas lainnya.

Pada titik ini, kita perlu menyoroti beberapa manfaat utama dari trading kontrak berjangka yang dapat menjadikannya alternatif yang lebih baik untuk obligasi atau saham:

  1. Pasar berjangka umumnya memiliki tingkat volatilitas yang lebih tinggi. Hal ini mengakibatkan harga kontrak lebih berfluktuasi jika dibandingkan dengan obligasi atau saham. Di satu sisi, trader akan memiliki lebih banyak peluang untuk menghasilkan keuntungan jangka pendek. Di sisi lain, itu pasti membawa risiko yang lebih besar.
  2. Kontras berjangka datang dengan leverage yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya. Seorang individu bisa mendapatkan keuntungan dari nilai kontrak penuh dengan menempatkan hanya 15% dari biaya awal yang digunakan sebagai margin. Dengan kata lain, seseorang dapat mempertradingkan volume yang lebih besar dengan dana minimum.
  3. Trader berjangka umumnya mendapat manfaat dari komisi yang lebih rendah

Terakhir, tetapi tidak kalah penting, kontrak berjangka adalah bagian dari pasar komoditas. Ini berarti peningkatan likuiditas dan transaksi cepat yang mengurangi jangka waktu antara keputusan dan eksekusi order.

Kesimpulannya

Agar kontrak berjangka dijelaskan, kita perlu mempertimbangkannya sebagai peluang investasi alternatif yang dapat diproses dengan biaya trading yang lebih rendah. Investor menggunakannya sebagai kategori aset terpisah yang tidak berkorelasi dengan obligasi, saham, atau jenis komoditas lainnya. Trading kontrak berjangka membawa serangkaian keuntungan. Namun, pada titik tertentu, mereka mungkin membawa risiko yang lebih besar karena peningkatan volatilitas pasar.

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh ditafsirkan sebagai berisi nasihat investasi, rekomendasi investasi, tawaran atau ajakan untuk setiap transaksi dalam instrumen keuangan. Sebelum membuat keputusan investasi apa pun, Anda harus meminta saran dari penasihat keuangan independen untuk memastikan Anda memahami risikonya.